Danau Bekas Galian Pasir Tigaraksa Makan Korban Jiwa, Anak 13 Tahun Tewas Tenggelam

oleh -61 Dilihat
oleh

TANGERANG, (JT) — Seorang anak perempuan berusia 13 tahun meninggal dunia setelah tenggelam di danau bekas galian pasir di kawasan Pemda Tigaraksa, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (16/9/2026).

Korban berinisial P, warga Kampung Muncung, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa. Saat kejadian, korban datang bersama tiga temannya ke lokasi sekitar pukul 11.30 WIB.

Keempat anak tersebut kemudian berenang di danau bekas galian pasir. Lokasi itu diketahui memiliki kedalaman lebih dari lima meter.

Kapolsek Tigaraksa AKP Iwan Wahyudi mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Menurut Iwan, teman-teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Mereka kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar.

Informasi kejadian diterima warga bernama Ardian. Bersama warga lainnya, Ardian langsung melakukan pencarian terhadap korban.

Petugas BPBD Kabupaten Tangerang dan pemadam kebakaran turut dikerahkan. Tim gabungan membantu proses pencarian di lokasi kejadian.

Setelah sekitar satu setengah jam pencarian, korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Tigaraksa. Pemeriksaan medis memastikan korban telah meninggal dunia.

Polsek Tigaraksa selanjutnya melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga memasang garis polisi dan mendata sejumlah saksi.

“Kami melakukan cek TKP, pemasangan police line, pendataan saksi, serta membawa korban ke RSUD Tigaraksa,” ujar Iwan.

Atas kejadian tersebut, kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan danau bekas galian pasir sebagai lokasi berenang.

Iwan juga meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Terutama saat berada di sekitar lokasi yang memiliki kedalaman dan kondisi berbahaya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar mengawasi anak-anak dan tidak membiarkan mereka berenang di danau bekas galian atau lokasi lain yang memiliki kedalaman dan kondisi yang membahayakan,” pungkasnya.

oleh
Editor: putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *