Geger, Ditemukan Potongan Kaki Bayi dimuntahkan Biawak saat anak kecil sedang bermain

oleh -16 Dilihat
Photo Petugas Kepolisian di Lokasi penemuan potongan tubuh yang diduga merupakan kaki bayi oleh Warga Desa Batutumpang, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu 29/7/2026 petang.
Photo Petugas Kepolisian di Lokasi penemuan potongan tubuh yang diduga merupakan kaki bayi oleh Warga Desa Batutumpang, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu 29/7/2026 petang.

PURWAKARTA, (JT) — Warga Desa Batutumpang, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, digemparkan dengan penemuan potongan tubuh yang diduga merupakan kaki bayi, Rabu 29/7/2026 petang.

Informasi di lapangan, potongan kaki pertama kali ditemukan sejumlah anak yang sedang bermain di sekitar pemukiman warga. Mereka melihat dua ekor Biawak sedang berkelahi.

Saat itu pula, salah satu Biawak diduga memuntahkan potongan tubuh yang merupakan kaki bayi hingga sontak mengundang perhatian warga sekitar.

Diketahui, potongan kaki berasal dari area Pembuangan Sampah Liar yang berada di pinggir jalan, tidak jauh dari lokasi penemuan.

Di Lokasi, Garis polisi telah di Pasang saat petugas Tim Medis Polres Purwakarta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengidentifikasi temuan tersebut.

Menurut keterangan Kades Batutumpang, Herul Mubarik mengatakan, potongan kaki itu ditemukan, setelah Biawak memuntahkan di depan rumah warga.

“Penemuan potong kaki bayi oleh anak kecil saat sedang bermain sambil biawak itu diburu ke sana, tetapi badannya tidak ada,” kata Herul.

Lanjut Herul, kondisi potongan kaki saat ditemukan sudah mengalami kerusakan sehingga sulit dikenal secara utuh.

“Kalau dilihat sih seperti kaki bayi cuma kondisinya sekarang hancur, karena sudah ditelan Biawak,”ujarnya.

Temuan itu sekiranya pukul 17.00 WIB, Sejak dapat laporan warga, Aparat Desa bersama Petugas Kepolisian melakukan penyisiran di lokasi kejadian untuk mencari bagian tubuh lainnya.

Ia menegaskan temuan itu masih menunggu hasil olah TKP dan penyelidikan oleh pihak Polisi.

“Potongan bayi itu diperkirakan sekitar baru satu Minggu, cuma ini belum jelas masih proses penyelidikan,” terangnya.

Petugas masih melakukan proses identifikasi dan penyelidikan asal – usul potongan kaki bayi serta terus melakukan pencarian di sekitar area pembuangan sampah liar.

Hal itu dilakukan untuk memastikan ada, atau tidaknya bagian tubuh lain, serta bukti yang saling berkaitan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *