Cetak SDM Siap Kerja untuk Industri dan Kesehatan, Kabupaten Tangerang Siapkan Dua Politeknik Baru

oleh -15 Dilihat
oleh

TANGERANG, (JT) – Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui rencana pembentukan dua perguruan tinggi vokasi baru, yakni Universal Tourism Polytechnic (UNITOP) dan Polytechnic Volunteer. Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan lapangan tim LLDIKTI Wilayah IV ke lokasi kedua kampus di Kabupaten Tangerang, Selasa (19/5/2026).

Kunjungan tersebut diterima langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja. Dua kampus vokasi itu dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil yang terus meningkat, khususnya di sektor industri hospitality dan layanan kesehatan.

UNITOP akan difokuskan pada pendidikan vokasi bidang hospitality, sementara Polytechnic Volunteer yang berada di bawah Yayasan PMI Kabupaten Tangerang akan mengembangkan pendidikan kesehatan vokasi.

Sekda Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan pendidikan vokasi memiliki peran strategis karena menitikberatkan pembelajaran berbasis praktik dengan komposisi 70 hingga 80 persen, sedangkan teori berkisar 20 hingga 30 persen.

“Dua kampus ini dipersiapkan agar lulusannya benar-benar siap memasuki dunia kerja dan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” ujar Soma.

Menurutnya, Kabupaten Tangerang saat ini berkembang menjadi salah satu pusat industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang ditandai dengan meningkatnya pembangunan hotel, kafe, pusat konferensi, hingga penyelenggaraan berbagai agenda nasional dan internasional.

Kondisi tersebut dinilai membutuhkan ketersediaan sumber daya manusia profesional di bidang hospitality dan pengelolaan kegiatan berskala besar.

“Pertumbuhan industri hospitality di Kabupaten Tangerang terus berkembang. Karena itu, kita perlu menyiapkan tenaga profesional yang mampu mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional maupun internasional,” katanya.

Selain sektor pariwisata dan perhotelan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memperkuat pendidikan vokasi kesehatan melalui Polytechnic Volunteer. Program studi yang direncanakan antara lain teknologi bandara, fisioterapi, serta gizi, yang dinilai memiliki kebutuhan tenaga kerja tinggi di rumah sakit, klinik, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Soma menambahkan, sekolah vokasi dengan fokus teknologi bandara dan kesehatan saat ini masih sangat terbatas di Indonesia. Kehadiran politeknik tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga profesional, termasuk di lingkungan PMI dan sektor pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendorong lahirnya dua politeknik baru yang dinilai relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa kini.

Menurutnya, jumlah perguruan tinggi di Provinsi Banten saat ini masih relatif terbatas. Dari sekitar 84 perguruan tinggi yang ada di Banten, Kabupaten Tangerang baru memiliki sekitar 15 perguruan tinggi.

“Karena itu, kehadiran dua politeknik baru ini sangat dibutuhkan, terlebih program studinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri dan sektor kesehatan saat ini,” ujar Lukman.

Ia menjelaskan, program studi teknologi bandara saat ini baru tersedia di dua perguruan tinggi di Indonesia, padahal kebutuhan tenaga profesional di bidang tersebut terus meningkat. Selain itu, tenaga fisioterapi juga masih menjadi kebutuhan di berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan.

Di sisi lain, kebutuhan tenaga kerja bidang hospitality juga terus tumbuh, baik di tingkat regional maupun internasional. Industri perhotelan, pariwisata, hingga kapal pesiar dinilai membutuhkan SDM terampil yang mampu bersaing secara global.

“Ini momentum yang sangat baik. Dua politeknik ini akan menjadi langkah strategis dalam menyiapkan SDM unggul dengan tingkat daya serap kerja yang tinggi di tengah tantangan dunia pendidikan saat ini,” katanya.

LLDIKTI Wilayah IV menargetkan seluruh persyaratan administrasi dan akademik pembentukan kedua politeknik tersebut dapat rampung pada Juli 2026. Dengan demikian, UNITOP dan Polytechnic Volunteer diharapkan mulai beroperasi pada September atau paling lambat Oktober 2026.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, kehadiran dua politeknik baru tersebut diharapkan menjadi penguatan ekosistem pendidikan vokasi sekaligus mendukung kebutuhan tenaga kerja profesional di Kabupaten Tangerang dan wilayah sekitarnya.

oleh
Editor: Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *