TANGERANG (JT) – Berbagai persoalan yang masih dirasakan masyarakat menjadi sorotan dalam kegiatan Reses alias Temu Konstituen Masa Persidangan ke-III Tahun 2025-2026 yang digelar Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Wawan Sumarwan, di Desa Pasir Barat, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 25 Juni 2026.
Kegiatan yang merupakan agenda rutin Anggota DPRD Provinsi Banten untuk menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Banten 4 (Kabupaten Tangerang A) tersebut dihadiri oleh ratusan kader PDI Perjuangan dan warga Cisoka, Balaraja, serta Jayanti.
Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Warga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai keluhan yang selama ini mereka hadapi, mulai dari persoalan kebersihan lingkungan, penerangan jalan, lapangan pekerjaan, pelayanan air bersih, hingga penyaluran bantuan sosial.
Salah seorang warga, Sahrudin, menyampaikan keresahannya terkait sejumlah fasilitas pelayanan publik yang dinilai belum berjalan optimal. Ia mengungkapkan bahwa armada motor tiga roda pengangkut sampah yang sebelumnya digunakan masyarakat telah ditarik, sementara banyak lampu jalan yang tidak lagi berfungsi. Selain itu, pelayanan air bersih dari PDAM juga kerap mengalami gangguan, sulitnya lapangan pekerjaan, serta masih ditemukan bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran.
“Motor tiga roda pengangkut sampah sudah ditarik, lampu jalan banyak yang mati, air PDAM sering bermasalah, susahnya mencari lowongan kerja, dan bantuan sosial masih ada yang belum tepat sasaran,” ungkap Sahrudin dihadapan peserta reses.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Wawan Sumarwan, menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di DPRD. Menurut Ondoy, panggilan akrab Wawan Sumarwan, reses merupakan momen penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kondisi riil yang dihadapi masyarakat sekaligus menjembatani kebutuhan warga dengan pemerintah daerah.
“Reses ini menjadi wadah bagi kami untuk mendengar secara langsung suara masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami catat, pelajari, dan perjuangkan sesuai kewenangan serta skala prioritas pembangunan daerah,” ujar Ondoy.
Ia juga berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar berbagai persoalan yang menjadi kebutuhan dasar warga dapat segera ditindaklanjuti dan mendapatkan solusi yang konkret.
Kegiatan reses berlangsung dengan antusiasme tinggi. Warga berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan, khususnya terkait penyediaan armada pengangkut sampah, perbaikan lampu penerangan jalan umum, membuka lebih banyak lowongan pekerjaan, peningkatan kualitas pelayanan PDAM, serta penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, dapat segera mendapat perhatian dari instansi terkait.
Harapan tersebut mencerminkan keinginan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih baik demi terciptanya lingkungan yang bersih, nyaman, dan kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat bagi warga Kabupaten Tangerang.






