TANGERANG (JT) – Didin Tohirudin kembali mendapat mandat memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tangerang untuk periode 2026–2031. Kepastian tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 DPC PPP Kabupaten Tangerang yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Tangerang, Sabtu (13/6/2026).
Didin terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan bulat dari 29 pemilik hak suara yang terdiri dari unsur Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan elemen partai lainnya. Penetapan tersebut diumumkan langsung oleh Presidium Sidang, Reza Ibnu Malik.
“Dengan ini, kami tetapkan Didin Tohirudin sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Tangerang,” ujar Reza saat memimpin sidang pemilihan.
Usai ditetapkan, Didin menegaskan bahwa agenda utama kepemimpinannya adalah memperkuat soliditas internal partai serta melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah. Dalam waktu dekat, DPC PPP Kabupaten Tangerang juga akan menyusun struktur kepengurusan baru.
Menurutnya, posisi Sekretaris akan diisi Fakhrudin, sedangkan Bendahara dipercayakan kepada Achmad Lutfhi Afriansyah. Sementara susunan pengurus lainnya masih dalam proses pembahasan bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Banten.
“Kami akan terlebih dahulu bersilaturahmi kepada para kiai dan sesepuh pendiri partai. Setelah itu, menyusun langkah-langkah strategis untuk memperkuat organisasi,” kata Didin.
Mantan anggota DPRD Kabupaten Tangerang periode 2019–2024 itu juga mematok target politik yang cukup ambisius pada Pemilu mendatang. PPP Kabupaten Tangerang menargetkan minimal enam kursi DPRD Kabupaten Tangerang sehingga dapat membentuk fraksi mandiri, sekaligus meraih kursi DPRD Provinsi Banten di setiap daerah pemilihan serta meningkatkan representasi di tingkat DPR RI.
“Sebagaimana arahan Ketua DPW PPP Banten dan Ketua Umum DPP PPP, kami bertekad memiliki fraksi sendiri di DPRD Kabupaten Tangerang. Karena itu, soliditas kader menjadi kunci menghadapi tantangan politik yang semakin kompetitif,” tegasnya.
Muscab ke-10 DPC PPP Kabupaten Tangerang turut dihadiri Ketua DPW PPP Banten Neng Siti Julaiha, Sekretaris DPW Uhen Zuhaeni, jajaran PAC, organisasi sayap partai, keluarga besar PPP, pimpinan partai politik, serta unsur pemerintah daerah.
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan harapannya agar PPP kembali bangkit dan memainkan peran strategis dalam kontestasi politik mendatang. Menurutnya, semangat kebangkitan itu tercermin dari tingginya antusiasme kader yang mengikuti Muscab.
Maesyal juga mengenang posisi PPP sebagai salah satu kekuatan politik besar sebelum era Reformasi 1998. Ia menilai PPP memiliki sejarah panjang sebagai partai yang dekat dengan ulama dan nilai-nilai etika politik.
“PPP adalah partai yang penuh kepatuhan terhadap etika dan mendapatkan doa dari para ulama. Karena itu, momentum Muscab ini harus menjadi langkah untuk membesarkan PPP di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Ia menambahkan, Muscab bukan sekadar agenda organisasi, melainkan forum evaluasi, konsolidasi, dan penyusunan strategi menghadapi tantangan pembangunan dan dinamika politik di masa depan.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Banten, Neng Siti Julaiha, menyebut pelaksanaan Muscab PPP Kabupaten Tangerang memiliki nilai istimewa. Pasalnya, meski proses Muscab secara substansi telah dilaksanakan serentak di tingkat provinsi, DPC PPP Kabupaten Tangerang tetap menggelar forum secara formal dan terbuka demi memperkuat konsolidasi internal partai.
“Saya memberikan apresiasi kepada PPP Kabupaten Tangerang yang tidak hanya menyelesaikan substansi Muscab, tetapi juga melaksanakan proses formalnya secara utuh. Ini menunjukkan komitmen untuk menjaga soliditas dan kebersamaan kader,” kata Neng Siti Julaiha.
Mengusung tema “Merawat Persatuan, Meneguhkan Perjuangan Umat”, Muscab ke-10 DPC PPP Kabupaten Tangerang menjadi momentum penting bagi partai berlambang Ka’bah itu untuk menata kembali kekuatan politiknya menjelang Pemilu mendatang, sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam upaya merebut kembali kepercayaan publik.






