Peringati Hari Hemofilia Sedunia 2026, Bupati Tangerang Dorong Penguatan Layanan dan Pendampingan Pasien

oleh -15 Dilihat
oleh

TANGERANG, (JT) – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan World Hemophilia Day atau Hari Hemofilia Sedunia 2026 yang digelar di Auditorium RSUD Kabupaten Tangerang, Minggu (24/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap peningkatan layanan kesehatan serta dukungan bagi penyandang hemofilia, khususnya anak-anak.

Dalam kesempatan itu, Bupati Maesyal Rasyid memberikan semangat kepada anak-anak penderita hemofilia dan para orang tua yang selama ini mendampingi proses pengobatan serta perawatan.

Ia mengajak anak-anak untuk tetap bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari dan terus menjaga semangat hidup. Kepada para orang tua, ia juga berpesan agar terus memberikan pendampingan serta kasih sayang terbaik kepada anak-anak mereka.

“Anak-anak harus tetap semangat. Orang tua juga harus terus kuat mendampingi dan memberikan dukungan kepada anak-anaknya,” ujar Maesyal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang menegaskan bahwa RSUD Kabupaten Tangerang saat ini telah menjadi salah satu rumah sakit rujukan penanganan hemofilia di Provinsi Banten.

Menurut dia, pemerintah daerah akan terus mendorong perluasan akses layanan kesehatan bagi penderita hemofilia agar masyarakat tidak harus menempuh perjalanan jauh untuk memperoleh penanganan medis.

“Saya akan terus berupaya berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten agar layanan bagi penderita hemofilia dapat semakin dekat dan tersedia di kabupaten maupun kota masing-masing,” katanya.

Ia mengakui peningkatan layanan kesehatan bagi pasien hemofilia memerlukan proses bertahap, mulai dari kesiapan tenaga medis, dokter spesialis, alat kesehatan hingga sarana penunjang lainnya.

“Peningkatan pelayanan ini membutuhkan persiapan yang matang, baik sumber daya manusia maupun fasilitas kesehatan. Namun kami akan terus mendorong peningkatan layanan secara bertahap,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maesyal menegaskan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Tangerang, termasuk melalui penguatan anggaran daerah dan sinergi bersama BPJS dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya perhatian seluruh pihak terhadap anak-anak penyandang hemofilia agar tetap dapat tumbuh dengan sehat, aktif dan optimistis menjalani kehidupan.

Sementara itu, Direktur RSUD Kabupaten Tangerang dr. Endang Widyastiwi menjelaskan tema Hari Hemofilia Sedunia 2026 yakni “Diagnosis: First Step to Care” atau “Diagnosis, Langkah Pertama Menuju Perawatan”.

Menurut dia, tema tersebut menegaskan pentingnya diagnosis dini sebagai langkah awal penanganan hemofilia yang cepat dan tepat.

“Diagnosis menjadi langkah pertama yang sangat penting agar pasien hemofilia dapat memperoleh penanganan secara optimal,” ujarnya.

RSUD Kabupaten Tangerang, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan melalui deteksi dini, penanganan, serta pendampingan pasien hemofilia secara profesional, humanis dan berkelanjutan.

Pihaknya berharap peringatan Hari Hemofilia Sedunia 2026 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini penyakit hemofilia sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, pasien, serta masyarakat dalam mendukung penyandang hemofilia agar tetap hidup sehat, aktif dan produktif.

oleh
Editor: Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *