Menuju POPDA 2028, Pemkab Tangerang Perkuat Pembinaan Atlet Pelajar

oleh -21 Dilihat
oleh

TANGERANG, (JT) – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi menutup kegiatan Gala Siswa Indonesia (GSI) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Tangerang yang digelar di Stadion Training Ground Indomilk, Kecamatan Kelapa Dua, Rabu (24/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi pelaksanaan GSI sebagai ajang strategis untuk menjaring sekaligus mengembangkan talenta-talenta muda sepak bola di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi sarana pembinaan keterampilan bermain sepak bola, tetapi juga membentuk karakter, sportivitas, kekompakan, dan mental bertanding para pelajar.

“Kami atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan ini. GSI bukan hanya ajang pembinaan dan pengembangan talenta muda pesepak bola, tetapi juga menguji kekompakan, sportivitas, dan mental bertanding para pemain muda potensial untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Tangerang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Banten pada tahun 2028. Untuk itu, berbagai persiapan harus dilakukan sejak dini, baik dari sisi pembinaan atlet maupun peningkatan sarana dan prasarana olahraga.

“Kabupaten Tangerang akan menjadi tuan rumah POPDA tingkat Provinsi Banten pada tahun 2028. Karena itu, sarana dan prasarana olahraga harus mulai dibenahi dari sekarang. Tidak hanya cabang sepak bola, tetapi seluruh cabang olahraga harus mempersiapkan diri dalam dua tahun ke depan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan motivasi kepada para peserta dan ofisial dari 26 kecamatan yang mengikuti GSI agar terus berlatih dan tidak mudah menyerah dalam meraih prestasi.

“Belum menjadi juara bukan berarti gagal, tetapi prestasinya masih tertunda. Tetap semangat, terus berlatih, tingkatkan kemampuan dan kekompakan tim. Mudah-mudahan pada kesempatan berikutnya dapat meraih hasil terbaik,” pesannya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya dukungan dari orang tua, guru olahraga, dan kepala sekolah dalam mengembangkan potensi anak-anak. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga harus memberi ruang bagi pengembangan minat dan bakat di bidang olahraga, seni, dan budaya.

“Pendidikan akademik sangat penting, namun pengembangan minat dan bakat anak juga tidak kalah penting. Dukungan dari orang tua, guru, dan kepala sekolah menjadi faktor utama agar potensi anak-anak dapat berkembang secara optimal,” katanya.

Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, guru, dan kepala sekolah yang selama ini telah memberikan pendampingan dan dukungan penuh kepada para siswa dalam menempuh pendidikan maupun mengembangkan bakat mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana, menjelaskan bahwa penyelenggaraan GSI merupakan bagian dari program pembinaan minat dan bakat siswa tingkat SMP, khususnya di cabang olahraga sepak bola.

Menurut Dadan, GSI 2026 mengusung tema “Talenta Sehat, Hebat dan Berkarakter melalui Olahraga” dan diselenggarakan melalui kerja sama antara Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Askab PSSI Kabupaten Tangerang, serta KONI Kabupaten Tangerang.

“Peserta GSI tahun 2026 diikuti oleh 26 kecamatan. Babak penyisihan berlangsung sejak 15 Juni di empat stadion mini, yakni Kelapa Dua, Pasar Kemis, Rajeg, dan Solear. Selanjutnya perempat final dan semifinal digelar pada 17 Juni, hingga puncaknya berlangsung pada partai final di Stadion Training Ground Sport Center,” jelas Dadan.

Ia menegaskan, Dinas Pendidikan akan terus memperkuat pembinaan olahraga pelajar guna mencetak bibit-bibit unggul yang mampu berprestasi dan menjadi regenerasi atlet sepak bola Kabupaten Tangerang di masa depan.

oleh
Editor: Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *