Bupati Tangerang Dorong PPAT Berkontribusi Tingkatkan PAD

oleh -37 Dilihat
oleh

TANGERANG, (JT) — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendorong para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu disampaikan Maesyal saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) di Hotel Harris Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Senin (24/8/2026).

Maesyal mengatakan PPAT memiliki posisi strategis dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan dan peralihan hak atas tanah. Karena itu, profesi tersebut harus dijalankan secara profesional, jujur, dan berintegritas.

“Kami, pemerintah daerah tentu berharap para PPAT bisa lebih berkontribusi pada peningkatan PAD untuk pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.

Ia juga mengingatkan PPAT agar menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Pelayanan yang profesional diperlukan untuk mencegah persoalan pertanahan yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

“Saya minta kepada para PPAT ini bekerja profesional, jujur dan berintegritas. Membantu masyarakat untuk memberikan kepastian hukum atas hak-haknya sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan pandangan serupa. Menurutnya, PPAT merupakan mitra penting pemerintah daerah dalam menciptakan tertib administrasi dan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat.
Andra juga menilai peran PPAT berkaitan langsung dengan optimalisasi potensi PAD, khususnya dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Pejabat Pembuat Akta Tanah merupakan mitra pemerintah daerah, khususnya kabupaten/kota dalam rangka memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah dari BPHTB,” kata Andra.

Ia meminta para PPAT terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan. Perkembangan regulasi dan teknologi menuntut profesi PPAT mampu beradaptasi dengan cepat.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Rakernas II IPPAT, Ellies Daini, mengatakan kegiatan tersebut dihadiri sekitar 1.350 PPAT dari berbagai daerah di Indonesia. Rakernas diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghasilkan gagasan dan langkah nyata bagi penguatan profesi.

“Semoga Rapat Kerja Nasional II ini selain menjadi media silaturahmi bagi kita, juga melahirkan gagasan dan langkah nyata untuk kemajuan bersama,” ujarnya.

oleh
Editor: Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *