TANGERANG (JT) – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui promosi produk kerajinan dan karya kreatif lokal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Dekra Fest 2026 di Mall Ciputra Tangerang, Rabu (14/10/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, membuka kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kabupaten Tangerang tersebut. Festival ini menjadi wadah promosi sekaligus sarana bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kerajinan kepada masyarakat luas.
Mewakili Bupati Tangerang, Soma mengatakan Dekra Fest 2026 merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi upaya melestarikan warisan budaya melalui produk kerajinan lokal.
“Melalui Dekra Fest 2026, kita memiliki komitmen bersama untuk mendukung UMKM lokal dengan mempromosikan produk-produk kerajinan hasil karya perajin kita, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah,” ujar Soma.
Menurutnya, produk kerajinan dan karya kreatif UMKM Kabupaten Tangerang memiliki kualitas, keunikan, serta nilai estetika dan budaya yang patut dibanggakan. Potensi tersebut perlu didukung dengan peningkatan promosi dan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal.
Soma pun mengajak masyarakat untuk mengutamakan produk UMKM daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian Kabupaten Tangerang.
“Gerakan Bangga Buatan Indonesia, khususnya bangga terhadap produk-produk dari UMKM Kabupaten Tangerang, harus terus kita gelorakan bersama. Kita harus bangga memakai, mengonsumsi, dan menggunakan produk lokal hasil karya anak bangsa dan warga Kabupaten Tangerang sendiri,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi peran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tangerang dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan festival tersebut.
Soma berharap kolaborasi antara pemerintah, Dekranasda, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dapat memperluas pemasaran produk kerajinan. Dengan demikian, produk UMKM Kabupaten Tangerang tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menjangkau pasar provinsi, nasional, hingga internasional.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, mengatakan Dekra Fest 2026 memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM, khususnya sektor kerajinan atau kriya, untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pengenalan hasil karya mereka.
Menurut Rismawati, kegiatan tersebut diharapkan mendorong para perajin untuk terus mengembangkan kreativitas dan meningkatkan mutu produk agar semakin kompetitif.
“Tujuan daripada acara Dekra Fest ini adalah supaya para UMKM ini, khususnya di kriya, untuk memajukan para UMKM ini supaya mereka meningkatkan kembali hasil-hasil kriya mereka supaya lebih dikenal lagi oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemilihan Mall Ciputra Tangerang sebagai lokasi kegiatan merupakan strategi untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Pusat perbelanjaan dinilai dapat mempertemukan produk UMKM dengan pengunjung dari berbagai wilayah dan latar belakang.
Melalui kegiatan ini, produk kerajinan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang diharapkan memperoleh kesempatan promosi yang lebih besar. Produk yang sebelumnya hanya dikenal di wilayah asalnya berpeluang menarik perhatian konsumen dari kecamatan lain.
“Kenapa diadakan di Mal Ciputra, tentunya juga untuk lebih mengenalkan kembali hasil atau produk-produk hasil UMKM ini untuk lebih dikenal kembali oleh masyarakat luas,” jelas Rismawati.
Ia berharap Dekra Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga mendorong pertukaran informasi dan pengetahuan antarpelaku UMKM. Dengan begitu, potensi kerajinan di setiap kecamatan dapat saling dikenal dan dikembangkan.
Penyelenggaraan Dekra Fest 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Kabupaten Tangerang. Selain menjaga keberlanjutan kerajinan daerah, kegiatan ini diharapkan membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku UMKM lokal.






