KAB.TANGERANG, JT – Tim Floorball atau Asosiasi Floorball Indonesia (AFI) Kabupaten Tangerang terus memantapkan persiapan secara intensif dan berkesinambungan menjelang ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten tahun 2026.
Kegiatan PORPROV BANTEN 2026 diadakan tanggal 15 – 23 November yang akan datang di Tangerang Selatan sebagai Tuan rumah acara untuk ajang mencari bakat dan bibit atlet berprestasi setiap Kota/Provinsi mewakili daerah wilayah Provinsi Banten.
Adapun, bagi Atlet yang berprestasi akan diseleksi kembali untuk mengikuti acara kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) atau event-event kompetisi lainnya mewakili daerah masing – masing di Provinsi Banten.
Tidak hanya melatih fisik maupun taktik di laga PORPROV nanti. Tim Floorball juga, perkuat porsi latihan rutin. Skuad Floorball Kabupaten Tangerang sendiri telah menuntaskan rangkaian simulasi sebanyak lima kali uji coba (Tryout) guna menguji kedalaman fisik, dan mental atlet dalam bertanding.
“Semua atlet floorball kami secara fisik maupun taktik sudah digembleng latihan secara rutin, bahkan kami sudah simulasi sebanyak 5 kali ujicoba guna uji fisik dan mental atlet dalam bertanding,” kata Fajar FAJAR Dwiyana saat konfirmasi lewat Pesan WhatsApp, Minggu (8/11/2026).
Lanjut Fajar Dwiyana M.Pd. Gr. AIFO.P sebagai ketua AFI Kabupaten Tangerang mengatakan rangkaian simulasi tanding tersebut, diawali dengan kunjungan ke markas Tim Floorball Kota Depok dan disambung dengan laga kandang, menjamu klub Satria Floorball Jakarta. Uji coba berlanjut dengan menjajal ketangguhan tim Floorball Kabupaten Bandung serta tim Floorball Kota Bandung, dan ditutup lewat pertarungan sengit melawan Tim Floorball Telkom Jakarta.
Dari lima laga uji coba intensif tersebut, tim Floorball Kabupaten Tangerang mencatatkan hasil positif dengan meraih 2 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 1 kekalahan. Catatan ini menjadi modal berharga sekaligus bahan evaluasi penting bagi jajaran Pengurus Cabang Floorball, Official, khususnya pelatih untuk menyempurnakan strategi permainan lebih maksimal.
Melalui ikhtiar panjang serta kerja keras di lapangan, tim Floorball Kabupaten Tangerang membidik target tinggi pada ajang mendatang. Tim optimis dapat melaju hingga babak FINAL di tiga sampai empat nomor event yang dipertandingkan.
”Kami telah berusaha maksimal dalam setiap tahapan latihan dan uji coba. Kini saatnya memohon, baik Doa maupun Dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang agar perjuangan para atlet Floorball agar memperoleh minimal 3 Medali Emas di lapangan dapat membuahkan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah,” ujar Fajar Dwiyana menutup obrolan telepon WhatsApp.
Diketahui, Pengurus Cabang Tim Floorball Kabupaten Tangerang diketuai Fajar Dwiyana, M.Pd. Gr. AIFO.P; Official Defi Firdaus, S.AP; Coach Agung Gunawan, S.Or. Sedangkan Atlet yang diterjunkan sebanyak 20 atlet Putra dan 15 atlet Putri untuk berlaga enam nomor event pertandingan agar masuk finalis pertandingan event final Floorball di ajang PROPROV 2026.
Telusuri Sejarah Olahraga Floorball
Olahraga ini dikembangkan di Swedia pada akhir 1960-an hingga 1970-an dan diatur secara global oleh International Floorball Federation (IFF) yang didirikan pada tahun 1979. Sangat populer di negara-negara Nordik, seperti Swedia, Finlandia, dan Swiss, serta terus berkembang di berbagai negara lain termasuk Indonesia.
Perkembangan Floorball Indonesia
Induk organisasi resmi olahraga floorball (bola lantai) di Indonesia adalah Asosiasi Floorball Indonesia, yang disingkat menjadi AFI. Dalam konteks internasional atau penamaan bahasa Inggrisnya, organisasi ini juga dikenal sebagai Indonesian Floorball Association (IFA).
Informasi singkat, Floorball Indonesia berdiri pada 28 Oktober 2009 dan pada tahun yang sama langsung diterima sebagai anggota federasi internasionalnya, yakni International Floorball Federation (IFF).
Keanggotaan Resmi
Keanggotaan Nasional di Indonesia, AFI resmi dilantik menjadi anggota penuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pada tahun 2016 serta menjadi anggota Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) pada tahun 2017. Dalam pandangan bahasa Indonesia, olahraga floorball sendiri juga sering diterjemahkan sebagai bola lantai.
Sebagai Informasi, Dalam pandangan bahasa Indonesia, olahraga floorball sendiri juga sering diterjemahkan sebagai bola lantai. Floorball atau bola lantai adalah olahraga tim dalam ruangan yang mirip dengan hoki es atau hoki lantai, tetapi dimainkan di atas lantai datar tanpa menggunakan es ataupun sepatu selancar (skate).
Karakteristik Olahraga Floorball
Peralatan, menggunakan tongkat (stick) ringan berbahan plastik komposit dan bola plastik berlubang yang sangat ringan. Penjaga gawang tidak menggunakan tongkat. Jumlah Pemain, setiap tim menurunkan 5 pemain lapangan dan 1 penjaga gawang di lapangan secara bersamaan (format standar 5 vs 5). Ukuran Lapangan, dimainkan di dalam arena tertutup berukuran 40 x 20 meter yang dikelilingi oleh papan pembatas (rink).
sedangkan untuk Durasi Pertandingan, waktu resmi terdiri dari 3 periode, masing-masing berdurasi 20 menit (waktu efektif). Teknik Dasar, meliputi dribbling (menggiring), passing (operan), dan shooting (menembak) untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan. Sifat Permainan, bergerak sangat cepat, dinamis, dan memiliki aturan ketat terkait kontak fisik serta batas ketinggian tongkat (tidak boleh diangkat melebihi lutut) sehingga relatif aman.
“Jika mau hidup sehat, rajin dan tekun berolahraga”






