TANGERANG, (JT) – Suasana pasca Idulfitri 1447 Hijriyah di Desa Merak, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, berubah menjadi duka. Seorang pria berinisial S (50), warga RT 01 RW 02, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di dalam rumahnya, Rabu (25/3/2026).
Kapolsek Balaraja, Tedy Heru Murtianto, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga nekat mengakhiri hidup akibat tekanan faktor ekonomi.
“Kami menerima laporan terkait kejadian ini sekitar pukul 10.00 WIB,” ujar Kompol Tedy saat memberikan keterangan.
Penemuan jenazah bermula saat warga mulai berkerumun di sekitar lokasi pada waktu yang sama. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut ketika rumah korban sudah ramai didatangi tetangga.
Petugas kepolisian telah melakukan prosedur penanganan awal di lokasi kejadian. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi maupun visum terhadap jenazah.
“Keluarga menyatakan tidak berkenan dilakukan visum dan meminta jenazah segera dimakamkan secara layak,” jelasnya.
Peristiwa tragis yang terjadi lima hari setelah Lebaran ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi psikologis dan ekonomi masyarakat, terutama di tengah tekanan kebutuhan pasca hari raya.







