Jalan Pasilian–TPI Kronjo Amblas ke Sungai, Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki

oleh -20 Dilihat
oleh

TANGERANG (JT) – Kondisi Jalan Poros Pasilian menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kronjo di Desa/Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, dilaporkan rusak berat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Di sejumlah titik, badan jalan bahkan amblas hingga mendekati alur Sungai Cipasilian yang bermuara di Pulo Cangkir.

Kerusakan tersebut membuat ruas jalan yang menjadi akses penting masyarakat setempat semakin menyempit. Situasi ini dinilai berisiko tinggi bagi pengendara, terutama karena jalan tersebut berbatasan langsung dengan aliran sungai.

Tokoh muda Pantura Tangerang, H. Mujeni, mengungkapkan bahwa titik kerusakan paling parah berada di Kampung Bentengan RT 06 RW 03, Desa Pasilian, Kecamatan Kronjo. Menurutnya, kondisi jalan tersebut telah mengalami kerusakan selama sekitar lima tahun terakhir.

“Setiap Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), kami bersama masyarakat selalu mengusulkan perbaikan jalan ini, termasuk pembangunan tebing penahan tanah (TPT) dan betonisasi ulang. Namun hingga kini belum ada perbaikan dari Dinas Bina Marga dan SDA,” ujar Mujeni yang akrab disapa Om Jhen, Senin (16/3/2026).

Ia mengingatkan, jika tidak segera ditangani, kerusakan jalan dikhawatirkan semakin parah dan dapat mengancam keselamatan warga. Apalagi sebagian badan jalan sudah mulai tergerus dan menyempit akibat kedekatannya dengan aliran sungai.
“Kami bersama masyarakat berharap ada perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun Pemerintah Provinsi Banten. Kerusakan jalan ini harus segera diperbaiki sebelum menimbulkan korban,” tegasnya.

Kekhawatiran serupa juga disampaikan warga setempat. Asnawati mengaku pernah mengalami kejadian hampir terperosok ke sungai saat melintasi jalan tersebut menggunakan sepeda motor bersama anaknya.

“Saya dan anak saya hampir jatuh ke Sungai Cipasilian karena jalan yang amblas. Kami berharap para pejabat segera memperbaiki jalan di kampung kami,” ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) menyatakan akan melakukan perbaikan terhadap tujuh ruas jalan utama yang mengalami kerusakan dengan total anggaran mencapai Rp335 miliar.

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa perbaikan akan dilakukan secara permanen dengan fokus pada ruas-ruas strategis yang menopang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

“Tahun ini perbaikan dilakukan secara permanen. Kami memprioritaskan ruas jalan strategis yang mendukung kegiatan ekonomi dan mobilitas warga,” kata Iwan.
Adapun tujuh ruas jalan yang masuk dalam rencana perbaikan tersebut meliputi Jalan Cikupa–Pasar Kemis, Pasar Kemis–Rajeg, Jatiuwung–Pasar Kemis, Cadas–Kukun, Jati–Sepatan–Mauk, Ceplak–Kronjo, serta Jati Mulya–Dadap.

Meski demikian, warga Kronjo berharap pemerintah juga memberi perhatian serius terhadap kondisi Jalan Poros Pasilian–TPI Kronjo yang dinilai tak kalah penting bagi aktivitas masyarakat pesisir. Perbaikan segera dinilai mendesak demi mencegah potensi kecelakaan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.

oleh
Editor: Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *