DPW PKB Banten Gelar Muscab Serentak, Terbuka untuk Calon Ketua DPC dari Internal dan Eksternal

oleh
oleh

TANGERANG (JT) – Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Provinsi Banten segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak di 8 kabupaten dan kota. Agenda ini difokuskan pada penataan struktur sekaligus pemilihan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) untuk periode 2026-2031.

Sekretaris DPW PKB Provinsi Banten, H. Umar bin Barmawi, ST, MM, mengatakan, Muscab serentak menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk membangun soliditas struktur dan mengoptimalkan mesin politik PKB di seluruh daerah.

“Di Provinsi Banten ada delapan cabang yang akan berpartisipasi dalam Muscab serentak,” ujar Umar bin Barmawi kepada awak media disela-sela penjaringan bakal calon Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang, di Tigaraksa, Kamis 26 Februari 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang Fraksi PKB, serta Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Pengurus Anak Cabang (KSB PAC) PKB se-Kabupaten Tangerang.

Lebih lanjut, Umar menjelaskan, proses seleksi calon Ketua DPC telah dimulai dan akan berlangsung hingga awal Maret mendatang. DPW membuka kesempatan bagi tokoh internal maupun eksternal yang ingin bergabung dan memimpin cabang PKB di wilayah masing-masing.

“Siapa pun yang memiliki semangat untuk mengembangkan PKB dipersilakan mendaftar. Kami tidak membatasi latar belakang. Yang penting memiliki komitmen untuk berjuang bersama PKB,” tuturnya.

Umar menyampaikan, setelah masa pendaftaran berakhir, DPW akan menetapkan calon Ketua DPC. Tahap berikutnya yakni pelaksanaan Muscab di setiap kabupaten dan kota guna memvalidasi kandidat tersebut melalui forum resmi partai.

Proses seleksi akan dilakukan oleh tim yang dibentuk DPW di bawah mandat Dewan Pimpinan Pusat PKB. Tim ini bertugas menilai kapasitas dan potensi kepemimpinan para pelamar.

Di dalam forum Muscab, pemilik hak suara adalah Pengurus Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan. Forum dinyatakan sah apabila dihadiri minimal dua pertiga PAC dalam penetapan calon Ketua DPC.

Pasalnya, setelah ditunjuk melalui Muscab, kandidat akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK). Tahap pertama dilakukan oleh DPW dan bersifat opsional, sedangkan tahap kedua wajib dilaksanakan oleh DPP.

“Uji kelayakan oleh DPP akan melibatkan pihak eksternal seperti praktisi, konsultan, dan psikolog untuk menilai kapasitas serta kepemimpinan calon Ketua DPC,” ucapnya.

Selanjutnya, kata Umar, hasil dari seluruh tahapan ini akan bermuara pada penetapan Ketua DPC definitif periode 2026-2031. Ketua terpilih kemudian bersama DPW bertugas membentuk struktur kepengurusan hingga tingkat PAC, dan Ranting di desa dan kelurahan.

Umar menegaskan, Muscab serentak bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan strategi utama untuk memperkuat struktur PKB di Provinsi Banten menghadapi agenda politik ke depan.

“Pada dasarnya, kami membuka peluang seluas-luasnya. Muscab ini adalah titik awal konsolidasi komprehensif di seluruh delapan wilayah,” tuturnya.

oleh
Penulis: Herman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *