Bupati Tangerang Ultimatum Perumdam TKR: Inovasi Nyata atau Layanan Jalan di Tempat

oleh -7 Dilihat
oleh

TANGERANG, (JT) — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan agar Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) tidak berpuas diri dengan capaian yang ada dan terus melakukan inovasi nyata untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Kantor Perumdam TKR, Senin (12/1/2026).

Bupati Maesyal menekankan bahwa tahun 2026 harus menjadi momentum perubahan kinerja dan pelayanan yang lebih terukur, bukan sekadar slogan. Ia meminta seluruh jajaran Perumdam TKR melakukan terobosan konkret, terutama dalam memperluas akses layanan air bersih.

“Tahun baru harus diisi dengan inovasi. Tahun peningkatan kinerja dan peningkatan layanan, bukan rutinitas semata,” tegas Maesyal Rasyid.

Salah satu fokus utama yang disorot Bupati adalah perluasan cakupan layanan air bersih, khususnya di wilayah Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses. Ia menargetkan penambahan minimal 40 hingga 50 ribu sambungan langganan baru dalam satu tahun.

“Saya minta jajaran direksi dan Dewan Pengawas memastikan ekspansi pelayanan di Pantura berjalan serius, bukan hanya rencana. Targetnya jelas, minimal 40 sampai 50 ribu pelanggan baru tahun ini,” tandasnya.

Selain ekspansi layanan, Maesyal juga menyoroti aspek kedisiplinan dan responsivitas terhadap keluhan masyarakat. Meski mencatat adanya penurunan jumlah pengaduan pada tahun 2025, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat lengah.

“Penurunan keluhan harus dijadikan standar baru. Respon cepat dan tindak lanjut yang jelas terhadap laporan masyarakat adalah ukuran disiplin dan profesionalisme,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa berbagai penghargaan nasional yang diraih Perumdam TKR—termasuk lima kali predikat terbaik di tingkat nasional—bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, indikator keberhasilan utama tetap pada kepuasan masyarakat dan bertambahnya sambungan air bersih.

“Yang terpenting bukan predikat atau peringkat, tetapi apakah masyarakat benar-benar merasakan peningkatan pelayanan dan kemudahan akses air bersih,” katanya.

Di akhir kunjungan, Maesyal Rasyid meminta agar sinergi antara direksi, Dewan Pengawas, dan seluruh pegawai Perumdam TKR terus diperkuat. Ia menegaskan bahwa kolaborasi internal menjadi kunci tercapainya target layanan air bersih yang merata dan berkeadilan.

“Respon cepat terhadap pengaduan dan pelayanan yang konsisten adalah wajah pelayanan publik. Itu yang harus dijaga,” pungkasnya.

oleh
Editor: Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *