SERANG, (JT) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang menggelar kegiatan bertajuk “Perang Bantal” di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Senin (2/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah warga binaan pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya pembinaan mental dan rekreasi positif selama menjalani masa pidana.
Kegiatan tersebut dikemas dalam suasana santai dan penuh keceriaan. Para narapidana dibagi ke dalam beberapa tim yang saling berhadapan dan berkompetisi menggunakan bantal sebagai alat permainan. Sorak sorai dan tawa mewarnai jalannya acara, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat dan menyenangkan.
Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan psikologis bagi warga binaan.
“Perang Bantal ini kami selenggarakan untuk mengurangi kejenuhan dan stres narapidana selama menjalani masa pidana. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kebersamaan, sportivitas, serta hubungan sosial antar warga binaan,” ujar Riko.
Ia menambahkan, pendekatan pembinaan yang humanis dan kreatif menjadi bagian penting dalam sistem pemasyarakatan modern. Dengan suasana yang lebih positif, diharapkan warga binaan dapat menjalani proses pembinaan dengan kondisi mental yang lebih baik.
Acara ditutup dengan pengumuman tim pemenang serta pemberian hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan sportivitas peserta. Antusiasme terlihat jelas dari para narapidana yang berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar di masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Serang menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan, tetapi juga pada kesehatan mental dan pengembangan kepribadian warga binaan sebagai bekal reintegrasi sosial setelah bebas nanti.






