Proyek Rp2,4 Miliar Disorot, Lampu “Selamat Datang” di Gapura Pemkab Tangerang Tak Berfungsi

oleh
oleh

TANGERANG, (JT) – Gapura Pusat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang baru selesai dibangun kembali menuai sorotan publik. Pasalnya, tulisan “Selamat Datang” yang berada di bagian paling atas gapura tersebut terlihat tidak menyala pada malam hari, sementara tulisan “Pusat Pemerintahan Kabu…” di bagian bawah masih tampak menyala dan terbaca meskipun tak lengkap.

Hasil pantauan di lokasi menunjukkan kondisi gapura yang terlihat tidak utuh sebagai gerbang utama kawasan pemerintahan. Padahal, keberadaan gapura seharusnya menjadi wajah Kabupaten Tangerang yang tampil representatif, khususnya pada malam hari dengan dukungan sistem pencahayaan yang berfungsi maksimal.

Proyek pembangunan gapura ini diketahui menelan anggaran sebesar Rp2.447.938.318 dan dikerjakan oleh PT Sagara Agung Persada Utama sebagai kontraktor pelaksana. Kondisi sebagian tulisan yang mati memunculkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan serta pengawasan proyek, mengingat bangunan tersebut belum lama rampung.

Sorotan juga datang dari masyarakat yang kerap melintas di kawasan tersebut. Herman, salah seorang warga yang sering melintasi jalur menuju Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, mengaku heran dengan kondisi gapura yang terlihat gelap di bagian atas.

“Kalau malam kelihatan jelas tulisannya tidak menyala semua. Padahal itu gerbang utama masuk kawasan Pemkab, harusnya bagus dan terang. Sayang saja kalau baru dibangun tapi sudah bermasalah,” ujar Herman, Senin (2/2/2026).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun pihak kontraktor terkait penyebab tidak berfungsinya lampu pada tulisan “Selamat Datang” tersebut, termasuk apakah kondisi itu disebabkan faktor teknis atau masih dalam masa penyempurnaan pekerjaan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi serta memastikan perbaikan dilakukan secepatnya. Pasalnya, gapura Pusat Pemerintahan bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol pelayanan dan wajah Kabupaten Tangerang yang seharusnya memberikan kesan baik bagi warga maupun tamu yang datang.

oleh
Editor: Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *