Dialog dengan HMI, Gubernur Andra Soni Tegaskan Tidak Anti Kritik

oleh -66 Dilihat
oleh

SERANG, (JT) – Gubernur Banten Andra Soni menerima audiensi para Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang, Cilegon, Lebak, dan Pandeglang di Gedung Negara Provinsi Banten, Kamis (5/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Andra menegaskan bahwa dirinya tidak anti terhadap kritik dalam menjalankan pemerintahan di Provinsi Banten.

“Hari ini kami berdialog dengan teman-teman HMI Provinsi Banten. Hadir juga para kepala OPD. Ini merupakan bentuk refleksi teman-teman HMI terhadap kepemimpinan saya dan Pak Dimyati,” ujar Andra.

Menurutnya, dialog tersebut berlangsung konstruktif dengan berbagai masukan dari mahasiswa terkait sejumlah isu pembangunan daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga sektor pendidikan di Banten.

Andra menilai masukan dari mahasiswa sangat penting sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kebijakan pemerintah daerah.

“Ini dialog yang positif. Saya juga membutuhkan masukan dan saran dari masyarakat melalui teman-teman HMI. Semoga dialog tadi bermanfaat bagi pembangunan Provinsi Banten,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Andra juga memaparkan perkembangan sejumlah program unggulan Pemerintah Provinsi Banten, salah satunya program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang bertujuan meningkatkan akses ekonomi masyarakat, pendidikan, dan layanan kesehatan.

“Tahun ini juga akan ditambahkan program untuk pengentasan kemiskinan ekstrem di desa-desa prioritas,” ungkapnya.

Selain itu, Andra menjelaskan program Sekolah Gratis yang dijalankan Pemprov Banten sebagai langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan.

Program tersebut memungkinkan siswa bersekolah di lembaga pendidikan swasta dengan biaya yang ditanggung pemerintah. Ke depan, kata Andra, tidak akan ada lagi ijazah siswa yang tertahan karena kendala biaya.

“Program Sekolah Gratis ini agar anak-anak tetap bisa bersekolah hingga tingkat SMA atau SMK. Pendidikan adalah salah satu cara keluar dari kemiskinan. Tahun 2026 program ini juga akan menyasar Madrasah Aliyah swasta,” jelasnya.

Dalam dialog itu, Andra juga menyampaikan capaian Pemprov Banten di sektor ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur. Pada 2025, produksi panen padi di Provinsi Banten mencapai sekitar 1,8 juta ton.

Selain itu, pemerintah provinsi juga telah membangun jalan lingkungan sepanjang 407 kilometer pada tahun yang sama sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.

oleh
Editor: Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *