TANGERANG (JT) – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya peran strategis aparat pengawas internal pemerintah sebagai garda terdepan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Menurut Bupati Maesyal, tugas aparatur pengawas internal pemerintah memiliki tanggung jawab besar karena menjadi mata dan telinga pemerintah daerah dalam memastikan seluruh pelaksanaan program dan kebijakan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“Tugas sebagai aparat pengawas itu berat tanggung jawabnya. Mereka adalah mata dan telinga pemerintah untuk memastikan semua berjalan di jalur yang benar. Itulah alasan saya menghadiri dan membuka kegiatan ini,” ujar Bupati Maesyal didampingi Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah pada kegiatan Sosialisasi dan Komunikasi Kebijakan Program Kerja Pengawasan Tahunan Insfektorat Kabupaten Tangerang di Hotel Vega, Gading Serpong, Kelapa Dua, Selasa 24 Februari 2026.
Dalam arahannya, Bupati Maesyal menitipkan tiga pesan utama kepada seluruh jajaran Inspektorat, yakni disiplin, integritas, dan profesionalisme. Ketiga hal tersebut dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang kredibel dan dipercaya masyarakat.
“Kita ingin menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan benar-benar akuntabel. Inspektorat tidak boleh hanya menjadi pemeriksa, tetapi harus menjadi mitra yang solutif bagi seluruh OPD,” tegasnya.
Bupati Maesyal juga mengingatkan bahwa integritas aparatur dimulai dari hal-hal kecil dalam keseharian termasuk kedisplinan mengikuti apel pagi dan menjalankan tugas sesuai ketentuan.
“Integritas itu dimulai dari hal terkecil, termasuk disiplin dalam apel pagi seperti tiap hari Senin. Jika pengawasnya kuat, maka tata kelola daerah kita juga akan semakin hebat,” tambah Bupati Maesyal.
Bupati Maesyal berharap Inspektorat Kabupaten Tangerang semakin solid dan profesional dalam menjalankan fungsi pengawasan, sehingga mampu mendorong terwujudnya pemerintahan daerah yang efektif, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik.






